Cara Mengatasi Asma dengan Cepat dan Mudah Dengan Pertolongan Pertama

Weightnesia.com | Seperti yang kita ketahui bahwa asma termasuk penyakit saluran pernafasan yang banyak sekali di alami banyak orang. Penyakit ini menyerang saluran pernafasan manusia yang menyebabkan terjadinya gejala-gejala yang sering disebut dengan serangan asma. Di Indonesia sendiri, kasus tentang penyakit asma ini tidak ada habisnya. Seperti penyakit warisan alias penyakit turun-menurun penyakit asma ini sulit sekali untuk dimusnahkan. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa penyakit saluran pernafasan ini sangat sulit disembuhkan secara total. Lalu apa yang bisa dilalukan? Ya, yang dapat dilakukan adalah pencegahan penyakit asma. Dan jika asma sudah mengidap maka yang dilakukan adalah bagaimama cara mengatasi asma dengan cepat ketika asma menyerang.

Memang, tidak ada yang mustahil di dunia ini termasuk juga mengenai kesembuhan suatu penyakit. Namun nyatanya ahli kesehatan sekali pun tidak dapat memastikan bahwa penyakit saluran permafasan yang satu ini dapat disembuhkan secara total. Akan tetapi, hal ini jangan dijadikan sebagai sesuatu yang membuat kita pasrah terjadap keadaan. Bagaimana pun kondisi penyakit yang kita derita jangan pernah lelah untuk terus berusaha. Salah satunya adalah terus melakukan sesuatu yang dapat mengatasi penyakit yang kita derita salah satunya penyakit asma ini.

Berbicara mengenai penyakit asma, tentu And apun sudah banyak mengetahui bagaimana gejala-gejala umum yang biasa terjadi pada penderita asma. Gejala ini merupakan gejala yang umumnya dirasakan oleh penderita asma seberapapun tingkat keparahannya. Penyakit yang menyerang saluran pernafasan ini memiliki gejala-gejala yang mudah untuk kita kenali. Berikut beberapa tanda mengidap penyakit asma yang dapat di lihat dari gejala-gejalanya.

Cara Mengatasi Asma dengan Cepat dan Mudah Dengan Pertolongan Pertama

– Sesak Nafas
Sesak nafas merupakan hal yang paling sering terjadi dan paling umum dirasakan oleh penderita asma. Pasien akan merasa sesak dan kesulitan dalam menghirup udara. Hal ini diakibatkan karena menyempitnya saluran pernafasan manusia sehingga jalur pernafasan yang semula normal menjadi lebih sempit dan udara yang masuk melalui saluran pernafasan menjadi sedikit. Padahal sistem pernafasan lainnya sangat membutuhkan oksigen yang masuk terutama jantung yang terus memompa.

Sesak nafas yang terjadi ini sangat mengganggu aktivitas dan kegiatan manusia. Keadaan sesak nafas ini menyebabkan pola nafas menjadi meningkat yang normalnya hanya 16 kali per menit meningkat menjadi 20 (bahkan lebih) kali per menit. Memang terjadinya sesak nafas ini bukan hanya penanda penyakit asma, namun semua penyakit saluran pernafasan biasanya mengalami gejala sesak nafas.

– Berbunyi ketika menarik nafas.
Ciri atau tanda lain yang dapat diketahui merupakan gejala asma ialah ketika penderita menarik nafas akan muncul bunyi seperti bunyi mengi (ngik ngik). Hal ini adalah hal umum terjadi karena saluran pernafasan yang menyempit dan udara tidak bisa secara leluasa keluar masuk.

– Batuk
Ciri atau tanda selanjutnya adalah penderita mengalami batuk-batuk, baik batuk biasa maupun batuk berdahak. Hal ini diperparah dengan kondisi tubuh penderita yang lemas dan mudah sekali terkena penyakit salah satunya batuk. Udara yang dingin juga dapat menyebabkan penderita mengalami gejala-gejala asma dan muncul batuk.

Gejala-gejala tersebut di atas dapat dengan mudah muncul jika dipicu oleh beberapa faktor yaitu seperti faktor lingkungan dan kondisi tubuh. Faktor lingkungan yang dimaksud adalah misalnya karena menghirup asap rokok dan asap kendaraan yang berlebihan, cuaca dingin atau sangat panas. Sedangkan faktor intern adalah kondisi tubuh penderita. Gejala-gejala tersebut dapat muncul ketika kondisi tubuh penderita sedang drop dan tidak vit. Hal ini dapat menyebabkan gejala timbul dan makin parah.

Pengobatan Asma Berdasarkan Jenisnya

Penyakit asma bukan lah penyakit yang bisa diabaikan begitu saja. Asma bisa menjadi penyakit yang sangat mengganggu terutama ketika penderita sedang beraktivitas, kerja misalnya. Akan sangat mengganggu jika ketika di kantor, gela asma menyerang secara tiba-tiba. Aktivitas, kegiatan atau pekerjaan menjadi tertunda karena adanya gejala penyakit asma ini. yang perlu dilakukan adalah pengobatan penyakit asma. Sangat dianjurkan untuk selalu melakukan pengobatan secara rutin karena penyakit asma ini bukan lah penyakit yang mudah disembuhkan. Artinya untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan gejala asma tak kambuh lagi pengobatan harus dilakukan secara bertahap dan terus-menerus.

Penyakit asma termasuk ke dalam penyakit yang cukup berbahaya. Apalagi jika dibiarkan dan tidak diperdulikan sama sekali. Karena ketika gejala muncul ada akibat paling tinggi yaitu kematian. Untuk melakukan pengobatan penyakit asma ini juga tidak bisa sembarangan. Artinya pengobatan asma harus berdasarkan petunjuk dari dokter atau ahli. Cara pengobatannya pun tidak selalu sama. Pengobatan asma dilakukan berdasarkan jenis dan tingkat keparahan dari penyakit asma yang diderita. Berikut ini adalah berbagai jenis asma atau tipe asma dan cara pengobatan yang tepat.

– Asma karena Alergi
Jenis penyakit asma yang paling umum adalah asma karena suatu alergi. Asma yang disebabkan oleh alergi ini merupakan asma yang sering dan banyak sekali terjadi di Indonesia bahkan sebagian besar penyebabnya adalah alergi. Alergi disebabkan oleh beberapa hal seperti jamur, debu, serbuk sari bunga, bulu binatang seperti kucing dan anjing, asap tebal dan bisa juga kerena cuaca seperti cuaca yang dingin atau sangat panas. Anda harus mengetahui apakah jenis allergen yang menyebabkan Anda mengalami gejala-gejala asma.

Gejala-gejala asma yang diakibatkan adanya alergi yaitu seperti, batuk-batuk yang tak kunjung sembuh, sesak nafas dan terasa berat di dada, dan frekuensi pernasafan meningkat dari biasanya. Cara dan pengobatan asma yang dapat dilakukan untuk jenis asma karena alergi ini adalah cukup dengan melindungi diri dari ancaman-ancaman alergi yaitu dengan cara menggunakan masker dan memakai jaket atau baju hangat.

– Asma karena batuk
Batuk juga dapat menjadi salah satu ciri atau tanda penyakit asma. Jenis batuk sendiri juga terbagi menjadi dua, pertama batuk kering yaitu batuk yang tidak disertai dengan dahak. Kedua, batuk berdahak dimana batuk yang dialami disertai dengan dahak yang mengganggu tenggorokan. Kedua jenis batuk tersebut bisa jadi dialami oleh penderita penyakit asma. Gejala batuk ini menyebabkan organ atau sistem pernafasan terganggu dan menyempit sehingga terjadi gejala lain seperti sesak nafas dan beratnya ketika bernafas.

Beberapa ciri atau tanda asma yang dikarenakan oleh batuk adalah Pertama, batuk yang dialami termasuk batuk yang berkepanjangan artinya tidak kunjung sembuh bahkan hingga 2 bulan meskipun diberikan obat pereda batuk. Kedua, Batuk yang muncul bukan hanya ketika malah hari namun dapat terjadi kapan saja. Ketiga, batuk yang terjadi sangat mengganggu aktivitas dan menyebabkan penderita untuk sulit tidur. Keempat, batuk akan lebih menjadi-jadi ketika menghirup udara yang mengandung debu atau bulu binatang serta aroma yang menyengat. Cara yang biasa dilakukan untuk dapat mengobati asma karena batuk ini ialah dengan menggunakan obat semprot asma seperti albuterol dan obat anti inflamasi.

– Asma karena lingkungan
Salah satu jenis asma yang biasa dialami adalah penyakit asma yang diakibatkan oleh lingkungan. Faktor lingkungan sangat berperan penting bagi munculnya gejala-gejala asma. Beberapa lingkungan dapat menyebabkan asma muncul secara tiba-tiba seperti lingkungan yang banyak mengandung debu, cuaca ektrim yaitu terlalu dingin atau terlalu panas, udara yang mengandung banyak polutan asap rokok dan kendaraan.

Asma karena faktor lingkungan ini sendiri memiliki reaksi yang berbeda. Misalnya saja asma karena adanya zat allergen yang terdapat pada lingkungan seperti debu dan bulu binatang. Kedua, asma yang disebabkan karena adanya zat yang menyebabka iritasi saluran pernafasan. Biasanya ini terjadi diakibatkan oleh banyak dan seringnya penderita menghirup asap rokok atau polutan. Ketiga, asma yang disebabkan karena adanya zat-zat kimia yang masuk di saluran pernafasan seperti paru-paru.

Untuk dapat mengatasi gejala-gejala asma karena faktor lingkungan ini Anda dapat melakukan beberapa hal berikut. Pertama, jika gejala maag mulai muncul maka ijinlah untuk beristirahat sejenak karena bisa saja muncul gejala-gejala asma seperti batuk dan sesak nafas. Kedua, jangan melakukan aktifitas yang berat dahulu karena faktor kondisi tubuh dan kelelahan dapat memicu munculnya reaksi asma. Ketiga, lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui penyebab gejala dan jenis asma yang Anda alami untuk dapat diberikan penanganan lebih lanjut.

– Asma nocturnal
Mungkin sebagian dari Anda belum banyak yang mengetahui tipe penyakit asma yang satu ini. ya, seperti namanya penyakit asma ini adalah penyakit yang gejala-gejalanya muncul ketika malam hari. Sesak nafas, sesak di bagian dada dan sulit untuk tidur menjadi gejala-gejala yang paling sering muncul ketika asma menyerang pada malam hari. Penyakit asma jenis ini cukup berbahaya. Mengapa? karena malam hari biasanya adalah waktu dimana manusia beristirahat, namun jika tiba-tiba asma datang secara mendadak maka resiko paling tinggi yaitu kematian bisa saja terjadi.

Gejala asma nocturnal ini biasanya diakibatkan oleh cuaca malah hari yang sangat dingin dan kondisi tubuh yang mengalami kelelahan tinggi setelah melakukan aktivitas seharian penuh. Selain itu dapat pula disebabkan karena posisi tidur yang salah. Posisi tidur yang berpotensi untuk bisa terjadi gejala asma adalah posisi terlentang atau berbaring. Posisi tidur yag salah dapat mengakibatkan tekanan pada saluran pernafasan sehingga tidak bisa bekerja secara normal akibatnya paru-paru mengalami penurunan fungsi dan menyebabkan munculnya gejala asma.

Maka bagi penderita asma nocturnal ini sangat dianjurkan untuk selalu menjaga kondisi tubuh dan memastikan tubuh selalu hangat. Dan jangan lupa untuk selalu menyediakan obat-obat yang mudah dijangkau sdan mudah digunakan seperti alat bantu pernafasan untuk melakukan pertolongan pertama ketika asma menyerang ketika kita tertidur.

Pertolongan pertama yang dapat dilakukan ketika asma menyerang

Jika sebelumnya telah kita bahas mengenai bagaimana gejala-gejala asma muncul serta tipe asma dan pengobatannya maka hal yang juga wajib diketahui oleh para penderita asma ialah bagaimana caranya melakukan tindakan secara cepat ketika asma menyerang. Sebenarnya pengetahuan ini bukan saja diperuntukkan bagi penderita asma melainkan harus juga diketahui bagi kita semua karena pengetahuan ini sangat bermanfaat dan membantu saudara dan kerabat kita untuk melakukan pertolongan pertama ketika terjadi gejala asma. Berikut beberapa langkah-langkah pertolongan pertama untuk mengatasi gejala asma yang muncul mendadak.

– Rilekskan diri dan tenang.
Ketika gejala asma menyerang, sering kali orang menjadi panik dan bingung. Padahal hal tersebut sebaiknya tidak dilakukan karena rasa panik dan bingung hanya akan menyebabkan asma bertambah parah saja. Hal yang pertama untuk dilakukan adalah membuat badan serileks dan senyaman mungkin. Ketika Anda nyaman dan rileks maka Anda bisa mengatur pola nafas Anda dengan benar. Sehingga sesak nafas dan asma dapat segera sembuh dan teratasi.

– Lakukan Posisi Setengah Duduk
Setelah Anda telah merasa rileks dan tenang maka lakukan posisi setengah duduk. Mengapa harus posisi setengah duduk? Karena posisi ini paling tepat dan membantu paru-paru untuk memompa udara dan oksigen dapat keluar masuk dengan lebih lancar.

– Lakukan Nafas Dalam Dan Panjang
Ketika gejala asma menyerang, sesak nafas misalnya maka usahakan untuk dapat bernafas lebih dalam dan panjang. Hal ini mungkin akan sulit untuk dilakukan karena pada dasarnya penyakit asma ini akan terasa lebih berat ketika bernafas. Namun setidaknya dengan bernafas dalam dan panjang dapat menenangkan tubuh dan pola pernafasan terutama. Jika Anda adalah orang yang berada didekat penderita asma maka ajarkan ia untuk menahan nafas dua hingga tiga detik lalu minta untuk menghembuskannya secara perlahan melalui mulut.

Hal ini sangat membantu penderita asma untuk dapat mengatasi gejala asmanya yang kambuh. Namun perlu diingat, teknik ini sebaiknya jangan dilakukan jika penyakit asma yang diderita adalah penyakit asma yang disertai dengan dahak. Jika asmanya karena dahak maka akan lebih baik jika Anda menganjurkan untuk meminum air hangat untuk dapat menghancurkan dahak yang mengganggu pernafasannya.

– Hindari Alergen
Sebelumnya diketahui bahwa ada tipe asma yang dikarenakan oleh allergen. Adanya alergi dan pemicunya dapat menyebabkan seseorang mengalami sesak nafas. Usahakan untuk menghindari lingkungan yang kira-kira dapat menjadi pemicu gejala asma berkelanjutan misalnya ruangan yang berdebu dan bersuhu dingin.

– Semprotkan inhaler
Pertolongan pertama ketika gejala asma menyerang adalah dengan menyemprotkan atau menghirup alat bantu pernafasan yang dimiliki yaitu setiap 30 detik sekali dan maksimal 10 kali semprotan. Cara ini merupakan cara paling mudah untuk dapat mengatasi asma dengan cepat dan tidak mengalami gejala-gejala yang berkelanjutan.

– Hubungi Ambulans
Ketika gejala asma menyerang, jangan pernah ragu untuk menghubungi ambulans. Sebagian dari kita sering menganggap bahwa gejala-gejala asma dapat diatasi dengan cara-cara sederhana dan tidak perlu untuk menghubungi ambulans. Namun ingat bahwa penyakit asma ini bukanlah penyakit yang dapat disepelekan. Apalagi jika asma yang diderita termasuk penyakit asma yang tergolong berat atau akut. Sangat penting untuk menghubungi ambulans untuk dapat melakukan pertolongan pertama. Anda bisa mengambil opsi ini jika memang gejala asma yang dialami semakin parah dan tidak dapat diatasi dengan cara-cara yang telah kita sebutkan sebelumnya.

Pengetahuan akan bagaimana cara mengatasi asma dengan cepat yaitu dengan melakukan pertolongan pertama pada gejala asma ini bukan menjadi kewajiban pasien saja, melainkan jika Anda memiliki saudara atau tetangga atau kerabat dekat yang memiliki penyakit asma, Anda wajib pula untuk mengetahui bagaimana sih melakukan pertolongan pertama untuk penderita asma yang sedang kambuh. Agar kita dapat bertindak dengan cepat dan tepat ketika melihat seseorang mengalami gejala asma dan membantunya. Terimakasih.